Ubah Sampah Jadi Produk Bernilai di Rumah UPPO, Reno Pati Juarai Wirausaha Muda Mandiri 2018

SHARE

Meraih Juara 1 Nasional Wirausaha Muda Mandiri 2018 Kategori Mahasiswa Bidang Usaha Sosial, Reno Pati mahasiswa asal Sekadau, kelahiran 20 April 1995 mewakili Universitas Tanjungpura Pontianak berhasil membawa pulang total hadiah sebesar Rp100 juta.

Melalui usaha Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) yang didirikan pada 10 Desember 2016 Owner Rumah UPPO mengaku Rumah UPPO, menjadi salah satu usaha yang peduli terhadap lingkungan. Rumah UPPO merupakan suatu usaha di bidang sosial yang terfokus menangani permasalahan sampah organik khususnya di Kota Pontianak.

Latar belakang berdirinya Rumah UPPO kata Reno cukup beralasan lantaran berangkatan dari keprihatinan dimana ia melihat problem sampah 350 ton sampai 400 ton per hari. Sampah tersebut terdiri dari 80 persen sampah organik dan 20 persen sampah non organik.

Reno yang didukung dengan ilmu yang didapatnya di Fakultas Pertanian Untan, bersama rekan-rekannya mencoba memberikan solusi dari permasalahan persampahan dengan menggunakan konsep pemberdayaan terhadap masyarakat rumah tangga menuju Pontianak bebas sampah.

Rumah UPPO menerapkan konsep pengelolaan sampah organik pada skala rumah tangga dengan menjadikan sebuah produk usaha pupuk kompos dan pupuk cair menggunkakan alat komposter. Rumah UPPO telah didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup kota Pontianak atas program kerja usaha mahasiswa sebagai pengelola sampah organik dalam membantu menangani permasalahan sampah di Kota Pontianak.

"Rumah UPPO telah bekerjasama dengan salah satu perusahaan jasa pengangkutan sampah yaitu startup Angkuts di Kota Pontianak yang dimana sebagai suplayer bahan baku pembuatan pupuk dan pernah meraih penghargaan sebagai pemenang lomba Untan Creative Preneur tahun 2018," ujar Reno, Selasa (18/9/2018).

Menjalani bidang usaha yang jauh dari pemikiran banyak orang, Reno mengaku ada kepuasan lantaran dapat berbagi ilmu dan mengedukasi masyarakat.

"Khususnya dalam mengolah sampah secara bijak. Dukanya kesulitan dalam mengajak dan mengubah perilaku masyarakat dalam mengolah sampah rumah tangga yamg dapat dimanfaatkan," ujarnya.

Berbagai cara dilakukan baik berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan mengurangi penumpukan sampah yang selama ini menjadi masalah. Untuk permodalan Reno dan tim bekerjasama sama dengan fakultas yang memiliki fasilitas khususnya alat pembuat pupuk seperti mesin pencacah dan tempat produksi pupuk.

Hanya saja pihaknya menyediakan bahan bakar untuk mengoperasikan alat yang ada. Rumah UPPO sendiri di bina langsung Oleh Untan Innovation dan Enterpreneurship Center (Uniec) dalam pengembangan usahanya. Setelah melalui berbagai seleksi akhir rumah UPPO yang di pimpin oleh Reno Pati akhirnya lolos mewakili Regional Kalimantan untuk melanjutkan ke Nasional.

"Alhamdulillah setelah mendapat pembinaan Rumah UPPO di ikut sertakan pada ajang Wirausaha Muda Mandiri yang mana telah melalui berbagai selesai baik itu administrasi, peninjauan lapangan dan seleksi ke nasional," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Ubah Sampah Jadi Produk Bernilai di Rumah UPPO, Reno Pati Juarai Wirausaha Muda Mandiri 2018, https://pontianak.tribunnews.com/2018/09/18/ubah-sampah-jadi-produk-bernilai-di-rumah-uppo-reno-pati-juarai-wirausaha-muda-mandiri-2018.
Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari